Rouf 'Azmi Kompetensi Kepala Sekolah | Kumpulan Makalah Perkuliahan

Tuesday, 20 November 2012

Kompetensi Kepala Sekolah

Oleh: Fikri Aji Pamilu, Dkk
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah baik itu prestasi akademis maupun non akademis, dibutuhkan kompetensi kepala sekolah yang sangat mumpuni. Dengan kompetensi tersebut apa yang dinginkan oleh masyarakat dan orang tua murid yakni tercapainya keberhasilan pendidikan di sekolah dapat terwujud, sehingga sekolah dengan apa yang dimiliki dapat berjalan dari berbagai bidang.
Sebagai sebuah organisasi, sekolah merupakan lembaga yang bersifat kompleks dan unik. Di dalamnya terdapat berbagai dimensi yang saling berkait dan menentukan, serta memiliki ciri tertentu yang tidak dimiliki organisasi lain. Berkembang tidaknya sekolah dipengaruhi oleh kepemimpinan dari kepala sekolah yang merupakan pejabat formal, manajer, pemimpin, pendidik, dan juga sebagai staf.
Kompetensi adalah kemampuan atau kecakapan yang diperlihatkan seseorang ketika melakukan sesuatu. Memahami visi dan misi serta memiliki integritas yang baik saja belum cukup. Agar berhasil, kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang disyaratkan untuk dapat mengemban tanggung jawabnya dengan baik dan benar. oleh karena itu, dalam makalah ini kami akan membahas mengenai kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah.
B.     Rumusan Masalah
1.      Pengertian kompetensi kepala sekolah.
2.      Jenis-jenis kompetensi.
3.      Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/ Madrasah.
  

BAB II
PEMBAHASAN
A.       Pengertian Kompetensi Kepala Sekolah
Sebelum kita membahas lebih jauh berkaitan dengan kompetensi kepala sekolah, kita harus memahami terlebih dahulu makna dari kompetensi kepala sekolah. Istilah kompetensi berasal dari bahasa Inggris Competency yang berarti kecakapan, kemampuan dan wewenang.[1]
Kompetensi dapat diartikan sebagai seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak dari seorang tenaga profesional. Kompetensi juga dapat dipahami sebagai spesifikasi dari pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dimiliki seseorang serta penerapanya dalam pekerjaan, sesuai dengan standar kerja yang dibutuhkan oleh masyarakat atau dunia kerja.[2] Selain dari dua pengertian kompetensi diatas, kompetensi dapat dijelaskan sebagai seperangkat pengetahuan keterampilan dan perilaku tugas yang harus dimiliki. Setelah dimiliki tentu harus dihayati, dikuasai, dan diwujudkan dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.[3] Dari beberapa pengertian diatas dapat kita pahami kompetensi adalah sebagai seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang diterapkan dalam sebuah pekerjaan atau jabatan tertentu.
Sedangkan kompetensi kepala sekolah adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang harus dikuasai atau dimiliki oleh seorang kepala sekolah dan direfleksikan atau diterapkan dalam pekerjaan atau jabatan sebagai kepala sekolah. Di lingkungan dunia pendidikan, ada perangkat kompetensi atau keterampilan yang harus dimiliki oleh kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan sekaligus sebagai administrator dan manajer pendidikan dalam melaksanakan sejumlah tugas, kompetensi tersebut diantaranya adalah: keterampilam teknis (technical skill), keterampilan hubungan manusia (human relation skill), dan keterampilan konseptual (conceptual skill). Kompetensi atau  Keterampilan kepala sekolah itu dimaksudkan sebagai bekal bagi mereka untuk dapat melaksanakan manajemen pendidikan secara efektif dan efisien.

B.       Jenis Kompetensi
Menurut Robert L. Katz (dikutip oleh   Sudarwan, dalam: Motivasi Kepemimpinan & Efektivitas Kelompok), bahwa keterampilan yang harus dimiliki oleh administrator yang efektif adalah keterampilam teknis (technical skill), keterampilan hubungan manusia (human relation skill), dan keterampilan konseptual (conceptual skill).
1.      Keterampilan Teknis (Technical Skill)
Keterampilan teknis adalah keterampilan menerapkan pengetahuan teoritis ke dalam tindakan-tindakan praktis, keterampilan dalam menggunakan metode, teknik, prosedur atau prakarsa melalui taktik yang baik, atau menyelesaikan tugas-tugas secara sistematis.
Ketrampilan teknikal yaitu kemampuan kepala sekolah dalam menanggapi dan memahami serta cakap menggunakan metode-metode termasuk yang bukan pengajaran, yaitu pengetahuan keuangan, pelaporan, penjadwalan dan pemeliharaan.[4]
Keterampilan-keterampilan teknis antara lain adalah:
a.       Kemampuan menyusun laporan.
b.      Kemampuan menyusun program pembelajaran
c.       Kemampuan menyusun data statistik sekolah.
d.      Keterampilan membuat keputusan dan  merealisasikannya.
e.       Keterampilan mengetik.
f.       Kerampilan menata ruang.
g.      Kerampilan membuat surat, dan lain-lain.

Lanjut Baca: Klik Disini


Ditulis Oleh : Abdur Rouf Hari: 7:00 a.m. Kategori:

Comments
0 Comments

0 comments: