Rouf 'Azmi Konsep Belajar dalam Islam | Kumpulan Makalah Perkuliahan

Sunday, 5 May 2013

Konsep Belajar dalam Islam


Oleh : Befika Fitriya Dewi  

BAB I
PENDAHULUAN
a.      Latar Belakang
Islam adalah agama yang multidimensi. Dalam Islam tidak hanya memberi penjelasan hanya dari sisi rohani dan berorientasi pada akhirat saja, tetapi di dalamnya mengandung berbagai konsep yang mencangkup semua dimensi kehidupan. Misalnya: ekonomi, sosial, politik, pendidikan, ilmu pengetahuan dan banyak lagi lainnya.
Pendidikan adalah salah satu dimensi ada dalam lingkaran Islam. Berbagai sisi pendidikan dibahas dalam islam dikarenakan pendidikan tidak bersifat hanya searah, yang hanya mementingkan transfer of knowledge sebagai ukuran keberhasilan pendidikan. Tetapi juga, berbagai sisi lainnya antara lain : sisi pendidik, metode pembelajaran, tujuan pendidikan, peserta didik dan lain sebagainya yang berkaitan dengan pendidikan.
Amin Abdullah dalam Ismail SM (2011, 2) menyoroti kegiatan pendidikan agama yang selama ini berlangsung di sekolah. Pendidikan agama kurang concern terhadap persoalan bagaimana pengetahuan agama yang kognitif menjadi makna dan nilai yang perlu diinternalisasikan lewat berbagai cara, media, dan forum. Pembelajaran lebih menitik beratkan pada aspek korespodensi tekstual yang lebih menekan hafalan teks-teks keagamaan.
Selain itu, filosofis pendidikan juga berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Prasetya (1997) menyebutkan filsafat mempunyai fungsi untuk memberikan petunjuk dan arah dalam pengembangan teori-teori pendidikan. Suatu praktek pendidikan yang didasarkan dengan filsafat pendidikan tertentu, akan menghasilkan dan menimbulkan bentuk-bentuk dan gejala-gejala pendidikan tertentu pula.
Konsep pembelajaran dalam Islam memberikan gambaran bahwa dalam memberikan suatu materi kepada peserta didik tidak terlepas dari tugas dan fungsi serta hakikat dari manusia. Karena manusia adalah makhluk Tuhan yang diciptakan dengan keadaan yang sangat kompleks dan dibekali dengan berbagai potensi dalam dirinya. Manusia telah dibekali dengan potensi jasmani, akal, qolbu dan nafsu serta berbagai bakat kemampuan yang dibawa sejak lahir. Potensi-potensi yang luar biasanya ini dapat berimplikasi positif jika terus diasah dan dikembangkan. Dan manusia adalah makhluk Tuhan yang ditugaskan untuk mengabdi dan mengolah apa yang ada di dunia, serta mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah ada agar mampu memakmurkan kehidupan umat manusia dan alam semesta.
Beberapa tokoh telah berupaya untuk memberikan sebuah konsep pembelajaran yang disusun dari sudut pandang agama Islam, dan tidak terlepas pula dari kondisi dan situasi pada zamannya serta memperhatikan arah perkembangan ilmu pengetahuan. Di Indonesia sendiri ada beberapa tokoh yang mencanangkan pembaruan dalam pendidikan, misalnya : para Walisongo, Ki Hajar Dewantoro, KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asy’ari dan tokoh yang lainnya yang memberikan konsep pembelajaran baik dari sudut pandang agama ataupun perkembangan ilmu pengetahuan.

b.      Rumusan
Pembahasan makalah mengfokuskan pada beberapa rumusan:
a.       Konsep dasar teori belajar dalam Islam
b.      Tokoh-tokoh Islam yang berpengaruh dalam dunia pendidikan
c.       Implikasi terhadap konsep pembelajaran menurut para tokoh-tokoh Islam.



Lanjut Baca: Klik Disini

Ditulis Oleh : Abdur Rouf Hari: 6:40 a.m. Kategori:

Comments
0 Comments

0 comments: